Berisi Informasi tentang Komunitas Tangan DiAtas

Rabu, 30 Desember 2020

Selamat jalan sahabatku, guruku, teman curhatku, bosku, partnerku

 Rasa-rasanya sangat banyak teman dan sahabat Almarhum Mas Wahyu yg belum bisa move on dengan cepat sepeninggal beliau. Terlalu banyak kebaikan-kebaikan beliau yg masih terekam dengan kuat di benak para sahabatnya.... dan saya mungkin salah satunya.


Belum terlalu lama sebenarnya saya mengenal sosok Mas Wahyu. Kami dipertemukan di TDA Kediri sekira tahun 2016-2017 dan semakin intens berkomunikasi saat bersama-sama diamanahi sebagai Pelayan TDA di kepengurusan TDA Kediri 2.0 membantu Ustadz Nur Yanto. 

 





Di penghujung 2018 kami ngobrol2 karena beliau tertarik dengan portofolio saya yg Ex Manajer K*C. Singkat cerita akhirnya Mas Wahyu mengajak saya membangun bisnis kuliner dengan ide awal adalah Konsep Angkringan. Kami sharing bersama namun akhirnya tidak ada titik temu konsep angkringan yang pas, kami punya versi angkringan masing2, utk sementara case close. 

Kemudian di awal 2019 kami mengikuti acara Pesta Wirausaha Nasional di Ancol yang tema utamanya adalah KOLABORAKSI, sepulang dari PW Nas Ancol ini kami bertemu kembali melanjutkan obrolan rencana Kolaborasi tsb, keseriusan Mas Wahyu dibuktikan dengan kedatangan beliau silaturahim ke rumah saya yg lumayan jauh dari kota kediri di awal april 2019. Singkat cerita akhirnya kami sepakat utk membuka bisnis kuliner dengan konsep ATM Warung Up****al. Karena saya bukan seorang chef, saya juga tdk bisa memasak, akhirnya dicarilah seorang Chef, ketemulah Mas Wahyu dengan Mas Oghta Fianto, mantan Asisten Chef sebuah hotel ternama di Surabaya. Kami bertiga bertemu di rumah Ngadiluwih pada 25 april 2019 dan bermufakat berkolaborasi dengan Semangat Persaudaraan, terbentuklah CV Anugerah Ukhuwah dengan saya sebagai Direktur. 

Inilah awal kedekatan emosional kami bertiga. Kami mencari referensi minuman hingga jauh ke Trenggalek, bersama2 mereview hasil masakan2 Chef Okta dari satu menu ke menu berikutnya. Tak jarang kami bercanda hingga konyol2an, lihat saja foto saat Mas Wahyu berlagak jadi Foto Model Apron/celemek, lalu ber-topi-kan cup lampu dll. Karakter Mas Wahyu yg hangat, ramah, nguwongke, tutur bahasa yg halus semakin lengkap dengan sikapnya yg dermawan, harta dunia tak pernah digenggamnya erat2, begitu mudah dan ringannya beliau mengulurkan hartanya utk membantu yg lain, dan saya yakin ada sosok hebat dibalik sikap dermawan Mas Wahyu ini, yaitu Mbak Reni Ramawati, Couplepreneur teladan.

Kedai Expo dibangun benar2 dari Nol, kami berbagi tugas, Mas Wahyu fokus di Marketing, Saya ngurus operasional tim, Mas Okta fokus di menu. Suka duka kami hadapi bersama, segala cerita indah dan gak enak pun kami nikmati. Hingga pandemi Covid menerpa Kediri, Kedai Expo sempat istirahat 3bln, karyawan kami rumahkan dengan gaji separo agar mereka bertahan, meski akhirnya tetap harus ada pengurangan karyawan karena kondisi yg tdk memungkinkan mempertahankan seluruh karyawan. Saat buka operasional kembali masalah muncul lagi, mulai dari penerapan protokol kesehatan hingga menghadapi razia Satpol PP, dari kena peringatan, sidang di pengadilan negeri dan bayar denda hingga ditutup sehari juga sempat dialami Kedai Expo. 

Dengan Pertolongan Alloh, kami memodifikasi kedai Expo, Alhamdulillah semua bisa kami lewati dengan baik, bahkan trend nya meningkat cukup bagus hingga saat ini.  Akhir November 2020 kmrn saya sampaikan ke Mas Wahyu bahwa saya ingin punya lebih banyak waktu utk pribadi & keluarga, ada panggilan tugas di rumah, dan saya ingin berhenti dari tugas manajer, Kedai Expo sudah saatnya dipegang Manajer yg lebih Trengginas dan Fresh. Ternyata keputusan saya ini tdk sepenuhnya disetujui beliau, Mas Wahyu masih menghendaki keberadaan saya di kedai Expo meskipun tdk harus setiap hari, istilah beliau... pokok’e sak longgare Pak Fah, tolong anak2 tetep dikawal, dinasehati dsbnya, jangan tinggalkan Kedai Expo Pak. Dan ternyata sekarang justru Mas Wahyu yg (secara fisik) meninggalkan Kedai Expo, namun insyaaAlloh semangat dan cita2 mulia Mas Wahyu akan Tetap Membersamai Kami Semua.

Selamat jalan sahabatku, guruku, teman curhatku, bosku, partnerku.... Saya bersaksi bahwa Engkau orang baik, sangat baik, dan Alloh Sangat Sayang Njenengan, semoga Alloh tempatkan Njenengan di barisan Syahid dan berdekatan dengan Kekasih-Nya, Nabi Muhammad SAW, Aamiin.

Sumber : https://www.facebook.com/FahrudinMF/posts/3899014913442487

Share:

0 Comments:

Posting Komentar

Daftar Berita

Arsip Blog

Komunitas Tangan DiAtas

TDA Surabaya

TDA Malang

Total Tayangan Halaman